www.siip.info -- Merayakan Tahun Baru Islam 1431 Hijriyyah,Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI) Daerah Jakarta Timur menyelenggarakan acara Kajian Kristologi pada Kamis, 25 Desember 2009, besok. Acara yang akan berlangsung di Lantai Utama Masjid Baitul Karim Jakarta Timur ini menghadirkan pembicara mantan pendeta, yakni Ustadz Insan L.S Mokoginta.
Wilayah
Tuna Netra Muslim Gelar Kajian Kristologi
Suhu Politik di Bontang Memanas
www.siip.info -- Pasca pencopotan Adi Darma sebagai Sekretaris Kota Bontang oleh Walikota Sofyan Hasdam belum lama ini, akhirnya memicu lahirnya isu-isu tak sedap.
Waspadalah..., Taman Nasional Kutai Terancam Gundul
www.siip.info -- Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) segera meminta keterangan Bupati Kutim, Isran Noor, terkait proses terbitnya izin tujuh KP di Taman Nasional Kutai. Hal ini dibutuhkan dalam rangka pengumpulan bahan keterangan (baket) terkait perkara tersebut.
Aksi Sosial Anti Koruspi, Makassar Bergejolak
www.siip.info -- Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) memblokir Jl Perintis Kemerdekaan km 9, Makassar, tepat di depan pintu satu Unhas. Mereka membakar ban. Aksi ini kembali menyebabkan kemacetan.
SBY Batal Datang ke Makassar
www.siip.info -- Reporter siipINFO di Makassar, Idham Khalid melaporkan, rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka peringatan Hari Nusantara yang dipusatkan di Kota Makassar pada Hari Rabu, 09 Desember, besok, di batalkan.
ICMI Papua Siap Jadi Mediator Dialog Umat Beragama
www.siip.info -- Ketua terpilih ICMI Provinsi Papua Periode 2009-2014 Dr.H.Muh A.Musa'ad,M.Si dikutip Cenderawasih Pos mengungkapkan, ke depannya ia akan mengembangkan visi dan misi ICMI sebagai perekat diantara ummat, bukan hanya dalam konteks Islam saja, melainkan juga harus tampil sebagai katalisator antar ummat beragama.
"Saya kira setiap jabatan bukanlah anugerah tapi amanah, sehingga mau tak mau kami harus mempertanggungjawabkan hal tersebut kepada semua yang sudah memilih dan juga kepada Tuhan serta ke depan visi yang kami kembangkan adalah ICMI harus tampil sebagai satu intitusi yang kuat dan modern, sekaligus juga menjadi perekat umat yang mana dalam konteks keumatan, tidak hanya pada Islam saja namun juga dapat tampil sebagai katalisator antar ummat beragama,"terangnya.
Pihaknya akan tetap mengedepankan aspek-aspek yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan, karena hal tersebut telah menjadi komitmen dari ICMI yang mana pengembangan SDM tersebut juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan ekonomi, sehingga dua aspek tadi menjadi perhatian khusus.
"Dua aspek ini sangat penting untuk dilakukan dan menjadi perhatian serta ini harus dilakukan dengan berbagai cara agar masyarakat kita memiliki kemampuan yang mumpuni dan kami berharap melalui musyawarah wilayah ICMI Provinsi Papua tahun 2009 ini kami dapat memperluas jaringan kerja sehingga semua komponen ICMI dapat bertumbuh sebagaimana mestinya,"tuturnya.
Ketika disinggung bahwa sebagai Ketua Umum ICMI Provinsi Papua tentu memiliki peran penting, apakah akan ikut serta apabila diajak salah satu Parpol dalam Pemilu ke ke depan? Musaad mengungkapkan, ICMI bukanlah lembaga politik, namun di ICMI terdapat banyak kader yang siap untuk itu, kalau memang hal tersebut adalah keinginan masyarakat dan panggilan hati nurani.
"Akan tetapi, ketika nanti ada kader ICMI yang ikut dalam perpolitikan, maka ini bukan dalam konteks ICMI melainkan karena kefigurannya dan bisa juga atas permintaan partai politik," ungkapnya.
Sementara itu, Panitia OC (organizing committee) Zufri.AR,SE,MM mengungkapkan dalam pemilihan tersebut ada beberapa kandidat yang menyatakan siap maju sebagai calon ketua umum ICMI, namun dalam penyampaian visi misi kemudian mengundurkan diri, sehingga secara aklamasi Dr.H.Muh A.Musa'ad,M.Si terpilih kembali sebagai Ketua Umum ICMI Provinsi Papua karena tidak ada kandidat lain. Selain itu dirinya juga mengungkapkan secara keseluruhan penyelenggaraan Muswil telah berjalan dengan baik.[cendrawasi pos]
Konflik Gajah dengan Manusia Harus Diakhiri
www.siip.info -- Konflik antara gajah-manusia yang terjadi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) harus diakhiri dengan melakukan perubahan pola hidup masyarakat yang menetap di sekitar kawasan habitat hewan tersebut.
"Masyarakat dekat hutan harus mengubah pola hidup, artinya melakukan perubahan pola hidup agar tidak diganggu binatang berbadan besar tersebut," kata Manager Fauna dan Flora Internasional (FFI) Aceh, Wahdi Azmi di Saree, Aceh Besar, Sabtu.
Pernyataan itu disampaikan disela lokakarya bertajuk "Hidup Berdampingan dengan gajah" yang diikuti instansi pemerintah dan masyarakat yang tinggal di kawasan hutan Aceh.
Dia mengatakan, upaya mengubah pola tanam yang sering dirusak gajah, diyakini bisa mengurangi tingkat intensitas gangguan binatang tersebut terhadap tanaman para petani.
"Masyarakat bisa menanam tanaman yang tidak disukai gajah. Untuk itu butuh dukungan pemerintah setempat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Selain melakukan perubahan pola tanam, masyarakat juga perlu mengetahui apa yang harus dilakukan bila berhadapan dengan kawanan gajah liar, sehingga dapat dihindari jatuhnya korban jiwa.
"Informasi penanganan gajah tidak didapat masyarakat, sehingga kita kerap menuding gajah menjadi binatang yang tidak bisa hidup berdampingan dengan manusia," katanya.
Karena itu, semua pihak terutama Pemerinta Aceh diharapkan bisa memberi pemahaman yang lebih maksimal untuk mengurangi dan mencegah konfrontasi gajah dengan manusia.
Peserta yang mengikuti lokakarya itu diharapkan dapat memberi informasi kepada masyarakat di daerahnya, sehingga upaya untuk hidup berdampingan dengan gajah dapat terwujud di provinsi yang luluh lantak gempa bumi dan tsunami 26 Desember 2004.(antara)
TNI di Tapal Batas Papua Dapat Jatah Hewan Qurban
www.siip.info -- Tentara Nasional Inonesia (TNI) yang berada di tapal batas Provinsi Papua mendapatkan jatah hewan qurban, saat perayaan Idul Adha 1430 beberapa waktu lalu.
Makassar Siap "Sambut" Presiden SBY
www.siip.info -- Agenda kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Kota Makassar pada tangal 09 Desember mendatang, rencananya akan di sambut dengan aksi demonstrasi.
Page 1 of 2















Berbagi info makanan dan kesehatan anda dapat baca di 
