Siip.Info

Saturday, Jul 31st

Last update08:31:53 AM GMT

Headlines
Anda disini Rohani Percikan Hikmah Momentum Pergantian Tahun, Ayo Hijrah..!!

Momentum Pergantian Tahun, Ayo Hijrah..!!

Add Comment
report abuse
vote down
vote up
busy

Oleh: Abdullah Khadirin

www.siip.info -- Bersama kita sudah mafhum, pergantian tahun Hijriyyah di Indonesia tidak asing masyarakat pada umumnya ramai mengadakan perhelatan yang sifatnya seremonial. Apakah itu bentuknya dzikir bersama, taklim-taklim, atau kegiatan sosial lainya yang umumnya dilakukan di masjid atau tempat tempat ibadah. Inilah yang biasa terjadi pada pergantian tahun baru islam atau tahun baru hijriah. Seperti juga pada tahun ini.

Namun, keadaan itu berbeda sekali suasannya ketika pergantian tahun baru masehi. Pergantian tahun ini seringkali di adakan dilapangan-lapangan terbuka atau tempat-tempat rekreasi. Biasanya sarat  kemubazziran, pemborosan. Seperti menyalakan kembang api, petasan, musik, bahkan aksi asusila seperti free sex. Naudzubillah mindzalik.

Merayakan tahun baru, tentu tidak salah, andai saja bentuk penyikapannya dengan kegiatan-kegiatan positif. Misalnya memperbanyak muhasabah atau mehisab kesalahan diri dan memohon ampun kepada Alloh SWT atas semua kesalahan yang terjadi setahun yang lalu.

Ingatlah, kebiasaaan orang shaleh dahulu selalu menghisab diri mereka setiap malam. Bahkan sahabat Umar Radhiallahu Anhu mengajak kita agar selalu menghisab (mengoreksi) salah diri sebelum di hisab di akherat kelak.

Tetapi realitas yang ada, banyak kalangan yang barangkali masih awam menyikapi tahun baru dengan acara-acara yang mubazir bahkan harom. Hal ini tampak membuat mereka sombong, kemudian lelap dan lupa jika ia punya dosa dan kesalahan. Acara yang di gelar membuat meraka lupa diri bahkan larut pada acara yang bertentangan dengan syariat dan mereka menganggap biasa tidak ada masalah.

Hakikat Pergantian Tahun: Hijrah dan Berubah
Al-Quran surat Al-Ashr sangat jelas sekali menjabarkan bahwa manusia itu merugi kecuali orang yang beriman dan beramal Shaleh. Ayat tersebut memberikan gambaran yang sangat jelas dan gamblang betapa manusia selalu dalam kerugian kecuali orang-orang yang produktif dan beramal shaleh.

Indonesia, negeri yang kita cintai ini, sudah mendapat banyak teguran dan peringatan dari Alloh SWT. Memang kita sadar bahwa kerusakan yang ada tidak lepas dari tangan manusia.

Dijelaskan dalam ayat bahwa Allah akan mengirim bencana yang imbasnya tidak hanya untuk orang-orang durhakan saja tapi juga orang beriman.

Kini kita baru saja memasuki awal hari di tahun 1431 Hijriyyah. Kiamat belum menjelang, nafas belum menjalar habis ke kekerongkongan, pintu maaf Alloh masih terbentang luas. Allah SWT akan mengampuni salah dan dosa bagi mereka yang selalu memohom ampun. Memang manusia ini tidak lepas dari perbuatan khilaf dan salah sehingga kita diperintah untuk selalu bertaubat.

Alangkah indahnya jikalau akhir tahun ini di hiasi dengan bermunajat kepada Alloh Ta’ala agar Alloh tidak menggolongkan kita sebagai orang-orang yang merugi dan menyianyiakan waktu. Wallahu A’lam.

*Penulis adalah pemerhati masalah Kerohaniaan. Kini sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiya Jakarta.


 

Komentar (1)
That's A Good Argument
Komentar Oleh Arif Ismail Hanafi, 26 December 2009
Hijrah adalah proses inovasi yang sama sekali baru yang ditemukan oleh Rasulullah saw jauh sebelum ditemukannya teknik cloning, transplantasi dll sebutan untuk suatu teknik yang memindahkan sepenuhnya suatu konsentrat pertumbuhan ke tempat yang baru.

Dan, memang harus dimaknai secara komprehensif, yakni berhijrah secara fisik maupun secara psikis. Dan, mampu menginternalisasikan nilai-nilai dan hikmah dari pada makna hijrah itu sendiri. Karena tantangan saat ini sangat dahsyat dibanding dengan masa Rasulullah SAW.

Salam Sukses... thanks ya pak... Tulisan yang inspiratif dan preventif untuk menghadapi masa depan dari berbagai "Virus Dunia".

Tulis Komentar Anda
Perkecil | Perbesar


Write the displayed characters