www.siip.info -- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan warga yang tinggal di sekitar Situ Gintung, tentu tidak bisa lupa begitu saja dengan peristiwa jebolnya tanggul situ tersebut yang akibatnya menimpa wilayah ini, akhir Maret tahun 2009 lalu.
Peristiwa yang menelan korban tak sedikit ini telah meluluhlantakkan sejumlah rumah penduduk sekitar dan menyerempet hingga beberapa kilo meter dari situ yang dekat dengan komplek perumahan elit ini. Fasilitas-fasilitas pendidikan pun tak lupurt dari amukan peristiwa ini. Seperti misalnya yang menimpa perpustakaan umum milik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Selain memporak porandakan alat-alat kantor, juga ribuan koleksi buku dan arsip-arsip perguruan tinggi hilang dan hancur karena sekian lama terendam lumpur.
Tapi kini perpustakaan UMJ sudah mulai berbenah, walau tidak selengkap seperti sedia kala. Namun, saat ini perbaikan terus berlangsung dan penambahan koleksi terus berjalan pula.
"Kita terus berbenah. Perbaikan dan penambahan buku terus bertambah," ujar Ardiles, staf perpustakaan UMJ, kepada siipINFO yang ditemui belum lama ini.
Ardiles menambahkan, bagi siapa saja yang mau menghibahkan buku untuk penambahan koleksi, pihak UMJ dengan sangat terbuka siap menerima.
Pantauan SiipINFO yang berkunjung beberapa waktu lalu, perpustakan yang baru di rekonstruksi tersebut sudah terbilang baik dan memadai. Padahal dulunya, ribuan buku bercampur dengan lumpur di tempat ini akibat terjangan air bah Situ Gintung. Namun kini ruangan tersebut menjadi baru kembali. Buku tersusun rapi di rak masing-masing dan ada beberapa rak yang berisi arsip skripsi yang sempat terselamatkan dan arsip terbaru.
Nah, untuk kalian Mahasiswa UMJ, jangan sedih lagi. Kini perpustakan Anda sudah bisa beroprasi lagi dan pelayananya pun sudah lebih baik.(Khadirin)










Berbagi info makanan dan kesehatan anda dapat baca di 